Glosarium
Kamus logistik Indonesia, menjelaskan beragam istilah yang digunakan dalam aktivitas logistik.
Gross Weight
Gross Weight adalah berat keseluruhan barang untuk cakupan yang disebutkan pada dokumen atau sistem. Angka ini mencakup kemasan, tetapi tidak mencakup peralatan transportasi seperti kontainer. Pada satu kiriman, Gross Weight dapat merupakan penjumlahan seluruh koli. Karena tingkat pencatatannya dapat berbeda, objek, label, dan satuan harus dibaca bersama.
High Cube
High Cube adalah varian kontainer yang memiliki tinggi lebih besar daripada model standar dengan panjang yang sebanding. Tambahan tinggi memberi volume internal lebih luas, sehingga tipe ini berguna untuk muatan yang mencapai batas volume sebelum batas payload. Istilah tersebut menjelaskan bentuk peralatan, bukan tingkat layanan.
House B-L
House B-L, atau House Bill of Lading (HBL), adalah bill of lading yang diterbitkan oleh NVOCC atau perantara transportasi laut seperti freight forwarder kepada pelanggannya. Dokumen ini mencatat hubungan pengangkutan pada tingkat house, terutama ketika satu pengiriman pelanggan menjadi bagian dari muatan yang dikonsolidasikan.
HS Code
HS Code adalah kode klasifikasi barang berdasarkan Harmonized System yang dikelola World Customs Organization. Sistem ini menyusun barang dalam bagian, bab, pos, dan subpos. Enam digit pertama membentuk dasar internasional; negara dapat menambahkan digit untuk kebutuhan tarif, statistik, atau kebijakan nasional.
Import
Import adalah kegiatan memasukkan barang ke dalam daerah pabean. Dalam konteks Indonesia, definisi ini mengikuti arah pergerakan barang melintasi batas pabean, bukan semata-mata transaksi jual beli. Barang kiriman, barang penumpang, bahan baku, dan mesin dapat memakai mekanisme yang berbeda sesuai sifat serta jalurnya.
Inbound
Inbound adalah rangkaian kegiatan ketika barang masuk ke gudang, pabrik, toko, atau Distribution Center dan diterima ke dalam proses operasional. Alurnya dapat mencakup penjadwalan, kedatangan kendaraan, pembongkaran, pemeriksaan, pencatatan, pelabelan, dan put-away ke lokasi penyimpanan.
Incoterms
Incoterms adalah sebelas aturan perdagangan yang diterbitkan International Chamber of Commerce untuk menjelaskan kewajiban tertentu antara penjual dan pembeli. Aturan ini menetapkan titik penyerahan, perpindahan risiko, pembagian biaya, serta siapa yang mengatur tugas transportasi dan formalitas tertentu.
Inventory
Inventory adalah persediaan barang yang dimiliki atau dikelola untuk dijual, diproses, atau digunakan dalam operasi. Cakupannya dapat berupa barang dagang, bahan baku, barang dalam proses, barang jadi, dan perlengkapan. Dalam gudang, istilah ini juga merujuk pada catatan jumlah, lokasi, serta status unit tersebut.
Jastip
Jastip adalah jasa ketika seseorang atau usaha membelikan barang atas permintaan pelanggan, lalu menyerahkan atau mengirimkannya dengan imbalan biaya yang disepakati. Penyedia jasa bertindak sebagai perantara pembelian. Nilai barang, ongkos lokal, biaya jasa, pengiriman, dan pungutan lain sebaiknya dibedakan agar total transaksi dapat dipahami.
KPI / Key Performance Indicator
KPI adalah indikator kinerja utama yang dipilih untuk menilai pencapaian tujuan tertentu. Kepanjangannya ialah Key Performance Indicator. Dalam logistik, ukuran ini menghubungkan aktivitas harian dengan hasil yang ingin dicapai, misalnya pesanan lengkap, waktu pemenuhan lebih singkat, atau biaya operasi yang terkendali.
Laden Container
Laden Container adalah kontainer yang proses pengisiannya telah selesai dan pintunya sudah dipasangi segel yang valid. Status ini menunjukkan bahwa unit telah berisi muatan dan siap diperlakukan sebagai packed container dalam alur berikutnya. Banyaknya ruang yang masih tersisa di dalam unit tidak mengubah status operasional tersebut.
Laycan
Laycan adalah rentang tanggal yang disepakati dalam charter party untuk kesiapan kapal memuat kargo. Istilah ini berasal dari laydays dan cancelling. Rentang tersebut mempunyai tanggal awal dan tanggal akhir, sehingga pemilik kapal dan penyewa mempunyai acuan waktu yang sama untuk menyiapkan perjalanan angkutan.