Glosarium
Kamus logistik Indonesia, menjelaskan beragam istilah yang digunakan dalam aktivitas logistik.
Empty Container
Secara umum, Empty Container adalah kontainer tanpa muatan. Dalam terminologi operasional DCSA, status empty berlaku setelah seluruh kargo dikeluarkan dan cleaning dilakukan sesuai standar carrier. Kondisi kerusakan, release, lokasi, dan ketersediaan tetap dicatat sebagai atribut terpisah.
ePOD / Electronic Proof of Delivery
ePOD adalah bukti elektronik atas penyerahan barang yang telah selesai. Rekaman dapat memuat waktu, nama penerima, tanda tangan, foto, lokasi, atau catatan pengecualian sesuai sistem dan jenis layanan yang digunakan.
ERP / Enterprise Resource Planning
ERP adalah singkatan dari Enterprise Resource Planning, yaitu sistem aplikasi yang menyatukan proses dan data inti perusahaan. Dalam logistik, ERP dapat menghubungkan pembelian, order, Inventory, keuangan, serta pencatatan pemenuhan agar setiap fungsi memakai referensi transaksi yang konsisten.
ETA / Estimated Time of Arrival
ETA adalah singkatan dari Estimated Time of Arrival, yaitu perkiraan waktu kedatangan pada event dan lokasi yang disebutkan. Dalam pelayaran, ETA dapat merujuk pada kedatangan kapal di pelabuhan atau terminal. Nilainya perlu dibaca bersama nama titik, zona waktu, dan waktu pembaruan.
ETD / Estimated Time of Departure
ETD adalah singkatan dari Estimated Time of Departure, yaitu perkiraan waktu keberangkatan pada event dan lokasi yang disebutkan. Dalam jadwal kapal, ETD biasanya merujuk pada waktu kapal diperkirakan meninggalkan pelabuhan atau terminal. Actual departure mencatat event setelah terjadi.
Export
Export atau ekspor adalah kegiatan mengeluarkan barang dari daerah pabean. Dalam konteks Indonesia, definisi kepabeanan ini berfokus pada pergerakan barang ke luar daerah pabean. Transaksi penjualan dapat menjadi latar komersialnya; definisi kepabeanan tetap berpusat pada keluarnya barang dari daerah pabean.